Posts

Showing posts with the label puisi

inti

beberapa pasang mata mengedarkan arah entah kemana mata mereka tersenyum mulut mereka tersenyum wajah mereka tersenyum laku mereka tersenyum tetapi entah, kepala isi diantara mereka nampak pendar cahaya sendiri diantara mereka aku menemukan inti.

akhirnya

mau bilang rindu takut dibilang alay yaudah nggak jadi mau bilang sayang takut dibilang lebay yaudah nggak jadi dibilang takut aku berani akhirnya jadi

untuk menetap

aku merayu dalam tulisan panjang kamu membalas cepat tanpa berselang "dasar pungguk merindukan bulan!" tapi aku tetap rindu aku merayu lagi tanpa kenal pamrih lalu kamu mulai menghardik tanpa kenal lirih "brengsek kamu, jauhi aku!" tapi aku tetap berupaya dekat jika seluas - luasnya samudra tidak pernah mengaku luas di sudut pandang kita yang sempit maka aku yakin hatimupun seperti itu dan aku sekarang tengah mencari sisi luas hatimu untuk aku tinggali

pesan untuk kekasih

ada angka - angka yang apabila tersusun sedemikian rupa dapat membumibahagiakan seseorang dan katanya bahagia itu menular selamat kamu berhasil menyusun angka - angka itu satu demi satu mungkin sekarangmu, angka itu menjadi yang paling favorit tapi jangan untuk nantimu rangkai dan rangkai lagi angka - angka baru aku yakin kamu mampu jangan jumawa dan jangan berbangga cukup bahagia seperti yang sudah kamu lakukan karena jumawa itu capek dan berbangga itu tugas dari orangtuamu lalu jika kamu masih ingin bahagia yang lebih maka lakukan lagi hal - hal yang lebih jangan lupa sholat makan, mandi, minum, tidur, olahraga, bernafas, belajar, bermain, berinteraksi dan semua aktivitas yang menjadikanmu ada jangan pula lupa tertawa tersenyum, menangis, marah haru, terkejut, geram dan semua hal yang menjadikanmu benar manusia aku rasa bahagia butuh waktu dan semua tak lepas dari bermacam hal itu untukmu, dimanapun kamu berada ...

Pergi

Image
ada garis - garis halus yang tak akan pernah terputus garis itu kemudian terikat terpaut tak kenal sekat tak usahlah kalian berbicara perihal kesengajaan jangan pernah sekalipun ada juga bagian - bagian diantara kita yang tak akan pernah usai tersusun pelukan erat di jeda hujan buatan itu tangis haru di riuh retaknya sandiwara yang lalu jujur aku rindu keramaian asing tak begitu mahir memecah kosongnya hati hari ini malam ini detik ini sedangkan rindu memekat dari segala sisi menghantarkan pergi bolehkah aku bertanya? seberapa lama memori mampu menampung kenangan sebanyak ini? kita mungkin perlu berupaya lebih dekat lagi untuk saling memahami untuk saling mengerti paling tidak biarkan aku membuat alasan untuk menahan kalian pergi

Malaikat kecil

Image
kamis 29 Oktober 2015, hari itu menjadi hari yang membahagiakan bagi keluarga mas Suparno. keluarga yang sebelumnya hanya beranggotakan 3 orang, pada hari itu dalam seketika harus menambahkan lagi 1 orang di dalam daftarnya. ya, keluarga Mas Suparno mendapat member baru. ... kamis pagi, seperti hari - hari me libur kan diri pada umumnya, aku mengisi waktu hanya dengan bermalas - malasan di kamar. sesekali aku scrolling page di twitter android, dan sesekali juga aku mengecek news feeds di BBM. aktivitas ini menjadi aktivitas yang lumrah bagi sebagian anak muda jaman sekarang, benar-benar aktivitas yang tidak produktif. namun aktivitas yang seharusnya dihindari ini akhirnya berbuah manfaat. ketika itu, melalui display picture dan private message di BBM nya, secara bersamaan pasangan mas Supar dan mbak pipit mengabarkan kabar gembira. yes! ponakanku yang baru telah lahir. segera aku mengirimkan pesan selama kepada keduanya, sekalian menanyakan dimana rumah sakit tempatnya b...

mencuri waktu

Image
aku yang lalu hanya mengerti bahwa kesepian adalah saat dimana tak satupun indera yang mampu memahamimu yaitu ketika telinga tak lagi mendengar keluhmu dan pasang mata yang tak lagi mencuri gambar lengkung senyum palsumu aku yang lalu hanya tahu bahwa keramaian adalah fana ... aku merangkak terdorong oleh waktu. kilatan - kilatan cahaya teriring disamping membiaskan efek velosit, sedangkan percik api hadir dengan malas beberapa kali, nampak aku menderu olehnya. terkadang aku berhenti sejenak tertinggal, untuk kemudian ditarik paksa kembali oleh putaran itu. jengah, namun tidaklah dapat berhenti. fantasi itu hadir sesekali, melukiskan angkuhnya sang waktu. ia memaksa dan ia memberi kuasa. padahal ia bukanlah Tuhan. konyol. lain kesempatan kemudian ada yang berkata "hei, waktumu sangat pendek, ayo cepat!". ayolah, kau seolah olah berkuasa mengatasnamakan pemberi kuasa, padahal sama saja, kau bukanlah Tuhan. aku tahu, waktu dan segala hal mengenainya sudah tertat...

Sepi

Image
pernah nggak sih ngerasain waktu berjalan begitu lambat? sedangkan dirimu terbiasa dengan sesuatu yang serba cepat. seperti saat ini, saat dimana satu persatu kawan tengah berlarian di depanku, padahal aku sangat butuh pemutar waktu. pernah nggak sih ngerasain dunia begitu hampa? sedangkan keramaian adalah yang sebenarnya nyata. seperti saat ini, saat dimana aku hanya berdiri menatap ke depan, tak bisa mengejar karena terpaut suatu alasan. aku adalah satu diantara sembilanbelas orang yang bernasib sama, bahkan mungkin ribuan jika yang sebelumnya diperhitungkan. bukan, aku bukanlah orang yang terpilih. mungkin lebih pantas disebut orang yang tersisih. aku berada di barisan para pecundang, menunggu nasib yang sampai sekarang belum juga diperhitungkan. nunggu keluar transkrip katanya. konyol kan? ketika kebahagiaan hanya terpaut oleh secarik kertas. hahaha nggak juga sih ya, mungkin hanya soal 'siapa rasa'. ... hei kalian, rombongan para pemenang, bagaimana suasana ...

jiwa

Image
... Kala itu terik membakar. Membunuh nyali meracun tegar. Sorakan kosong hanya omong kosong. Peduli setan! Kami bukan macan ompong. Berteriak! Tak satupun hampa kami biarkan sisa. Berteriak! relakan suara tinggalkan raga. Berteriak!  Berteriaklah!  Hingga satu demi satu,  Jiwa kami merasukimu. ...

jendela kosong

Image
dan dibalik jendela itu hanyalah kosong terdiri dari kubus kotor tak bertuan yang mengharap cahaya dari sang Maha tuan dan dibalik jendela itu hanyalah sepi jika kau mencari keramaian sungguh, mereka tengah berlarian okky helja Semarang, 25 juli 2015

untukmu

Image
berikan aku cinta, dari pohon yang kau tanam. lalu aku akan menjadi teduh, dari ranting yang terurai berikan aku rindu, dari jarak yang kau garis lalu aku akan menjadi asa, sebagai tempat yang dituju. jangankan berlari, berjalan sendiripun aku letih jangankan berjalan, berdiri sendiripun aku lelah namun janji tuhan itu pasti jalan yang panjang hanyalah uji kepadamu, sebuah pesan aku sampaikan "aku menunggu" Okky Helja Semarang, 21 Mei 2015